Sosialisasi Pemilu Serentak Bersama Nelayan

Pemilihan Umum (pemilu) merupakan salah satu sarana demokrasi yang dilakukan suatu negara. Dimana rakyat berdaulat atas haknya untuk menentukan calon pemangku lembaga eksekutif maupun legislatif. Berdasarkan regulasi yang baru bahwa pada tahun 2019 di adakan pemilu secara serentak pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

Pemilu serantak ini di antaranya pemilihan calon Presiden-Wakil Presiden Indonesia, pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat(DPR-RI), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD-Prov) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota/Kabupaten(DPRD-Kot/Kab).

Di karenakan pemilu ini di adakan secara serentak. Sosialisasi langsung ke Rakyat sangatlah penting. Untuk mencegah kekeliruan dalam pelaksanaan teknis pada hari pemilihan nanti. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Indramayu melaksanakan sosialisasi pada anggota Serikat Nelayan Indonesia (SNI) Cabang Indramayu. Di dalam sosialisasi pihak KPUD menjelaskan tentang perbedaan surat suara pemilu, syarat pemilih dan masih banyak lainnya.

Di sela-sela acara tanya jawab. Rokhman yang merupakannelayan dan anggota SNI Indramayu menjawab pertanyaantentang perbedaannyasurat suara pemilu. “Warna abu-abu untuk Presiden-Wakil Presiden, warna kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD, biru untuk DPRD Provinsi, danwarna hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota”,jawab Rokhman.

Pada acara sosialisasi terundang 30 peserta dan terlaksana di sekretariat SNI Indramayu. Menurut Warta sebagai nelayan dan pengurus SNI Indramayumenyatakan. “Perlulah sosialisasi seperti ini atau pemerintah langsung ke rakyat sehingga rakyat lebih jelas tentang sistem baru terkait pemilu serentakdan bila perlu di adakan simulasi tentang tatacara penyoblosan di desa-desa di daerah terpencil yang secara informasi kurang”, Ujar Warta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *