Tersalurkan Tepat 60 KANM Kepada 60 Nelayan Indramayu

60 nelayan atau anggota SNI Indramayu sudah mendapatkan Kartu Asuransi Nelayan yang di keluarkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Indramayu. Asuransi tersebut selama satu tahun dibebaskan dari pembiayaan premi. Perjuangan yang dilakukan pengurus SNI Indramayu didalam melakukan salah satu program kerjanya sudah dapat berjalan. Sebab selama ini keluhan dari beberapa anggota berupa permainan dari oknum yang tidak bertanggungjawab, permainan tersebut menyebabkan kartu asuransi nelayan yang terdahulu tidak sampai merata pembagiannya pada tangan nelayan. Oknum-oknum tersebut mengakumulasi kartu asuransi agar ketika nelayan ingin mendapatkan hak kepemilikan kartu asuransi haruslah membayar sebebsar Rp 50.000 sampai Rp 150.000. Gampangnya nelayan di suruh membeli sedangkan kartu asuransi tersebut hak sepenuhnya nelayan tanpa dibebankan biaya apapun.

Kartu Asuransi Nelayan Mandiri (selanjutnya KANM) merupakan kartu asuransi terbaru dari perubahan kartu asuransi yang lama. KANM berwarna biru sedangkan kartu asuransi pertama berwarna kuning. Di dalam fungsi kedua kartu asuransi tersebut adalah sama. Beberapa poin dari keterangan yang ada di belakang kartu tersebut menjelaskan tentang manfaat asuransi. Poin pertama dijelaskan tentang nominal pembiayaan dari klaim asuransi yang didapat ketika pemegang kartu tersebut mengalami kecelakaan akibat melakukan aktivitas penangkapan ikan sedangkan poin kedua dijelaskan tentang nominal pembiayaan dari klaim asuransi yang didapat ketika pemegang kartu tersebut mengalami kecelakaan akibat selain melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Kemudian tertulis juga keterangan lebih lanjut mengenai hal-hal yang perlu pemegang kartu atau wali atau ahli waris (apabila pemegang kartu meninggal dunia) lakukan jika terjadi kecelakaan atau kejadian. Pembiayaan premi pada KANM bisa dilakukan melalui Bank yang bersangkutan seperti BNI. Premi sebesar Rp 175.000 tersebut berlaku selama satu tahun pertanggungan. Kerja pengurus SNI Indramayu merupakan salah satu tindakan pengurangan terjadinya permainan oknum tidak bertanggungjawab. Kini, pengurus sedang melakukan monitoring KANM sebab masih ada anggota SNI Indramayu yang baru menyerahkan data diri untuk pembuatan KANM kepada Penyuluh dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Indramayu.

Sutarno Ketua SNI Indramayu juga mendapatkan KANM, sebagai ketua ai berharap bahwa sinergitas antara Organisasi Nelayan yang diurusnya dengan pihak Pemerintahan Daerah dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan Indramayu terus profesional dan berkelanjutan. Agar tidak ada lagi permainan-permaninan yang menyusahkan nelayan untuk mendapatkan hak-haknya dari Negara. Karena dalam banyak hal permainan tidak hanya terjadi pada KANM ada juga pembuatan SIUP/SIPI, Pas Kapal dan kartu-kartu lainnya yang keluarnya dari dinas-dinas terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *