Genjot Produksi, Nelayan Butuh Sokongan Pemerintah

ENDE, AYOBANDUNG.COM–Sekitar 150 nelayan di Kabupaten Ende mendeklarasikan pembentukan Serikat Nelayan Indonesia setempat di Balai Desa Anaraja, Nanga Panda,  Selasa (8/5/2018), guna meningkatkan kesejahteraan para nelayan.

Panitia Penyelenggara, Abidin menuturkan deklarasi ini diinisiasi nelayan yang berasal dari Kecamatan Pulau Ende, Nanga Panda, dan Ende Selatan.

Dia mengharapkan, adanya SNI di Kabupaten Ende bisa memacu kesejahteraan nelayan kecil melalui kerja sama dengan pemerintah.

Ketua SNI Kabupaten Ende, Yasin H Thalib mengatakan selain itu, pihaknya menggelar diskusi kelompok terkait persoalan hasil tangkapan ikan yang semakin sulit.

“Bahkan penggunaan alat tangkap seperti  bom, pestasium, dan portas, berdampak pada rusaknya lingkungan dan ikan semakin susah dicari,” katanya melalui keterangan resmi, Rabu (9/5/2018).

Kemudian agenda dilanjutkan dengan lokakaya terkait perlindungan dan pemberdayaan nelayan kecil yang diisi Sekjen SNI, Budi Laksana, Gunawan dari IHCS, dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende, Don.

Budi menyebut perlindungan dan pemberdayaan nelayan kecil merupakan kewajiban pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Hal ini sekaligus mandat konstitusi yang tertuang dalam Undang-undang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam Nomor 7 Tahun 2016.

Tinggalkan Balasan